infiniteScrollNav : false, bacaJuga : true,
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Mengatasi Stres Kerja Menurut Para Ahli

Mengatasi stres kerja

Stres kerja adalah suatu perasaan jiwa dan raga merasa tertekan, tidak nyaman, tegang, dan terganggung yang dialami oleh karyawan saat kerja atau ditempat kerja. Stres kerja akan menjadi masalah dan dapat mempengaruhi kemampuan kerja seseorang, sehingga diperlukan suatu tidakan untuk mengontrol stres tersebut.

Di suatu kondisi kita pernah mendengar, bekerjalah sesuai apa yang membuatmu senang dan kerjalah di posisi yang nyaman untukmu. Kata-kata tersebut sering kita dengar dan sering kita jumpai baik di media internet, bahkan ucapan teman kita sendiri.

Namun, meskipun kita sudah bekerja sesuai yang membuat kita senang dan nyaman, pasti akan ada waktu anda akan mengalami sebuah kondisi yang disebut stres kerja.

Gejala stres kerja tersebut datang ketika kamu menghadapi tekanan kerja yang tinggi, deadline yang mepet, serta kejenuhan terhadap rutinitas pekerjaan yang cuman itu-itu saja. Tidak hanya itu, terkadang masalah internal karyawan seperti masalah keluarga, masalah sosial, itu bisa memunculkan gejala stres kerja.

Siklus stres kerja pada karyawan itu perlu ditindak dan dihandle agar stres bisa terkendalikan dan bisa tertangani, sehingga dampak dari stres tersebut tidak begitu besar untuk karyawan dan perusahaan.

Sebelum kita membahas cara mengatasi stres kerja pada karyawan, akan lebih baik kita pahami dulu apa jenis-jenis stres yang bisa dialami oleh karyawan.

Jenis-Jenis Stres: 

1. Stres yang baik.

Sesuai dengan namanya, stres yang baik adalah stres yang dapat meningkatkan sistem imun didalam tubuh manusia sehingga dapat membuat energi positif untuk tubuh.

2. Stres internal

Stres internal adalah stres yang muncul pada diri dikarenakan sebuah histori atau pengalaman buruk yang pernah dialami oleh seseorang tersebut. Pengalaman buruk tersebut dapat memicu sesuatu hal yang buruk bagi diri seseorang atau untuk lingkungannya.

Contoh: Tidak dapat mengontrol emosi, gangguan psikologis, melamun, dan lain-lain.

3. Stres akut

Stres jenis ini biasanya akan berlalu hanya sekilas saja dan dapat berlalu dengan cepat. Jenis stres ini muncul karena pengalaman buruk dan memendam masalah terlalu lama yang pernah dialaminya.

Contoh stres akut: Suasana psikis yang tidak tenang, jiwa yang terganggu, menangis, trauma dengan kata cinta sehingga susah mencintai, dan sebagainya.

4. Eustres

Eustres adalah jenis stres yang baik dan berguna untuk tubuh karena eustres dapat mengaktifkan sistem kewaspadaan. Dengan adanya stres ini tubuh menjadi siap dan dapat menjadi lebih sigap dalam menghadapi tantangan.

Stres jenis ini juga dapat membantu dalam hal memutuskan masalah dan mencari jalan keluar suatu masalah.

Kenapa sih stres bisa datang?


Stres karena pekerjaan bisa datang dikarenakan tekanan pekerjaan atau lingkungan kerja, deadline yang pendek, serta tugas yang baru. Stres ada beberapa faktor dan kali ini aku akan membahasnya terlebih dahulu.

Faktor-faktor stres:

1. Gaji yang rendah
2. Tugas yang terlalu banyak
3. Deadline yang mepet
4. Beban kerja yang tinggi
5. Tidak adanya peluang untuk berkembang
6. Lingkungan kerja yang buruk
7. Jauh dari ekspektasi
8. Tidak ada penghargaan

Jika kamu mengalami stres di tempat kerja, jangan lah terlalu berlama-lama dengan stres tersebut dan jangan coba untuk memutuskan masalah secara arogan. Ingat, keluar dari perusahaan bukanlah jalan yang terbaik dalam memutuskan masalah.

Bagaimana cara mengatasi stres kerja?

Agar kamu tidak salah dalam mengambil keputusan dalam mengatasi stres kerja alangkah baiknya kamu memahami strategi mengatasi stres kerja berikut ini:


1. Ketahui penyebab stres

Hal utama yang paling utama dan harus kamu lakukan ketika stres ditempat kerja adalah dengan mencari penyebab stres. Kenapa? karena tanpa tau penyebab stres, terus bagaimana cara mengatasi stres kerja?. Mau konsultasi dengan psikologis atau ahli kejiwaan pun nggak bakalan bisa mengatasi kalau kamu tidak tahu penyebab stres yang kamu alami.

Galilah penyebab stres, apakah stres datang karena masalah internal atau eksternal?

Apakah stres karena teman kerja, bos, atau lingkungan kerja?

Jika kamu tidak dapat menggali penyebab stresmu, dapat dipastikan 100% kamu tidak akan bisa mengatasi stres yang kamu alami.


2. Tentukan batas

Pada zaman sekarang muncul istilah "Work From Home" atau sering diartikan bekerja dari rumah, bahkan ada yang mengartikan kerja dimana saja. Memang sih wfh merupakan sebuah yang positif bagi sebagian orang. 

Namun, pada kenyataannya banyak orang juga yang mengalami stres ketika melakukan pekerjaan. secara wfh atau dimana saja. Kenapa kok bisa? Ingat, manusia itu memiliki keterbatasan, banyak orang yang stres ketika wfh karena dihubungi setiap saat, dan jam kerja yang sering molor.

Maka dari itu, perlu kamu lakukan sebuah tindakan yaitu menentukan batas pekerjaan. Jika kamu sudah melakukan pekerjaanmu dengan benar, sesuai job desk, dan sesuai jam kerja maka tutuplah pekerjaan. dan bukalah lembaran baru dengan melakukan hobi atau berkumpul dengan keluarga.

Hindari mengecheck pekerjaan saat di luar jam kerja karena hal ini dapat memicu munculnya stres saat kerja.


3. Ubah stres menjadi hal yang positif

Hantaman tekanan kerja yang tinggi, tanggung jawab yang besar, serta deadline yang mepet adalah suatu pressure yang sangat besar. Maka dengan demikian, cobalah untuk merengangkan pikiranmu dengan olahraga agar badan kamu menjadi bugar dan ringan.

Cobalah juga untuk melaksanakan hobimu walaupun cuman sejam, duajam.


4. Tentukan prioritas dalam pekerjaan

Jika kamu diutus untuk memanage beberapa job desk, yang mungkin kelewat dari batas kemampuanmu. Maka cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memilah job desk yang mepet dengan deadline, krusial, dan berbahaya bagi perusahaan.


5.  Fokus pada tugas pribadi

Jika kamu terkena teguran atau omelan dari atasan, alangkah baiknya tetaplah fokus pada tugas kamu. Jangan hiraukan gunjingan dari orang lain. Ambil yang baik-baik dan buang yang buruk. Dan kemudian kembalilah dan fokus terhadap pekerjaan yang dilimpahkan ke kamu.


6. Komunikasikan jika ada masalah

Di tempat pekerjaan pasti ada yang namanya hambatan dan masalah, begitu juga dengan stres. Jika kamu stres di tempat kerja alangkah baiknya komunikasikan masalah penyebab stres. 

Hal di atas diharapkan masalahmu bisa teratasi dan tidak mengganggu kinerjamu. 


7.  Atur tempat kerja senyaman mungkin

Tata tempat kerjamu senyaman mungkin, atur posisi meja, kursi, dan rak sesuai dengan keinginanmu. Jangan lupa untuk menempelkan atau menggantungkan foto orang tersayang atau slogan yang positif. Hal tersebut terjamin bisa mengurangi tingkat stres kerja.


8. Latihan relaksasi

Latihan relaksasi ada beberapa cara yang bisa lakukan, pada step ini saya akan membahas seputar relaksasi yang bisa lakukan ketika kamu mengalami stres kerja.

- Lakukan relaksasi nafas dalam
- Mendengarkan musik
- Kompres hangat
- Berendam di air hangat

Tips diatas terbukti bisa menurunkan stres lho. Cobalah dan nikmati setiap relaksasi yang kamu lakukan agar stres kamu bisa reda ya.


9.  Motivasi diri

Dengan banyaknya tugas dan pekerjaan di kantor, hal bisa kamu lakukan untuk mengembalikan mood kamu dalam bekerja adalah dengan cara memotivasi diri. Motivasi dirimu dengan hal-hal yang kamu inginkan. 

Contoh: Saya ingin menikah, dan menikah itu bukan sekedar menikah. Menikah itu butuh yg namanya status sosial dan biaya.


10. Atur jadwal untuk liburan

Jika stres terus berkepanjangan cobalah untuk berhenti sejenak dan atur jadwal liburan untuk memanjakan dirimu. Tubuh juga butuh liburan, otak butuh refreshing, dan tubuh butuh relaksasi. 

Jangan lupa atur jadwal liburanmu yaaa:)



Kemudian tahap akhir dari artikel ini adalah saya akan memberikan sedikit tips dari para ahli tentang menangani stres kerja.


Menangani Stres Kerja Menurut Para Ahli

Parah ni bro perusahaan,, mau bikin gw mati perlahan,,
Kerjaan ngga ada habisnya,, tiap hari gw overtime sampai tengah malam,, ngga ada waktu buat keluarga,, kalau di rumah bawaannya marah marah terus,, gw mau resign aja ahh...

Stop!! Jangan salahkan pekerjaan... Coba kita atasai hal ini jangan sampai kita kehilangan motivasi dan yang terburuk produktifitas kita malah menurun karena hal ini..

Kita coba temu kenali dulu tanda tanda ya guys..
Kalau teman teman sering mengalami kelelahan fisik dan juga kelelahan emosional, mudah marah, sinis, sampai hilang semangat itulah gejala stres karena pekerjaan wkwkwk..

Yuk kita cegah stres kerja ini sebelum memutuskan resign,

1. Cari sisi positif dalam pekerjaan
Semenyebalkan apapun pekerjaan Anda, fokuslah pada hal yang disukai.
Contoh, Anda seorang sales yang memiliki kesempatan untuk mengunjungi suatu wilayah baru,
Nah manfaatkan untuk sekedar mengunjungi tempat tempat yang baru yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya.

2. Berteman dengan rekan kerja
Terkadang, teman di lingkungan kerja bisa juga membuat stres karena pekerjaan berkurang.
Itu sebabnya, penting juga untuk membangun hubungan yang erat dengan sesama rekan kerja.

3. Jaga keseimbangan hidup
Saat pekerjaan sudah SANGAT menyebalkan? Cobalah menemukan kembali diri kita dari lingkungan sekitar, seperti keluarga dan teman-teman. Orang terdekat kita pasti masih sangat menghargai keberadaan kita di tengah-tengah mereka. Kita juga bisa menemukan hobi atau mencari kegiatan lain yang membuat kita bahagia.

4. Ajukan dan Manfaatkan cuti
Jika memang stress tak terhindarkan, cobalah istirahat sejenak dari rutinitas pekerjaan. Segeralah cuti jadwalkan berlibur untuk sejenak melepas dari kesibukan.

Mungkin ada tambahan ide dari teman teman, agar kita tidak mudah kelihangan motivasi ketika load pekerjaaan yang tinggi tak kunjung selesai, silahkan ditambahkan di komentar.

Jangan resign dulu ya sebelum kita gali penyebabnya dan kita acari solusinya..
Percaya deh setelah kita bisa melewati masa sulit artinya kita sudah naik level.. hehehe..
Tetap Semangaaaat
Irwan Supriatna RSM at PT. Selis Retail Indonesia | Ex - Ruangguru | Ex - Kino Group | Ex - Tigaraksa Satria | Ex - Ultrajaya Milk




Gimana kerja nya minggu ini ?

Seneng, sedih, stres, atau ya udah lah ya jalanin aja... :)

Yuk kenalin istilah dan kondisi stres yang kamu alami saat ini.

Istilah stres menurut ILO (2016) stres merupakan tanda pertama dari respons fisik dan emosional yang berbahaya.

Stres merupakan dampak dari bahaya psikososial yang bisa dialami setiap pekerja di tempat kerja.

Terdapat dua kategori penyebab stres, yaitu :

1. Work Content

Hal ini mencakup hal yang berkaitan dengan isi pekerjaan seperti pekerjaan yang monoton, kurang variasi, tugas tidak berarti ; beban kerja, jam kerja, lingkungan kerja, serta kurangnya partisipasi dalam pengambilan keputusan.

2. Konteks kerja

Hal ini mencakup pengembangan karir, status, peran pekerja dalam organisasi, komunikasi, dan budaya organisasi.

Stres yang kamu alami akan dapat memicu tekanan darah kamu loh yang dapat memicu beberapa penyakit ditubuh kamu nih rekan,

Yuk minimalisir risiko dari bahaya psikososial ini dengan melakukan aktifitas yang dapat memicu rasa bahagia dalam dirimu, dan jangan segan untuk bilang “TIDAK” untuk permintaan tambahan yang tidak penting dan tidak diperlukan yang dapat meningkatkan beban kerja dan menyebabkan stres tambahan.

Karena kesehatan mu berasal dari dirimu sendiri yang perduli, tidak menunggu orang lain untuk peka akan hal ini.

Happy Weekend semua,
Rara Nopita S HSE | Public Health 


Burnout stres adalah kondisi dimana pekerja stres karena pekerjaan. 
Bagaimana mengatasinya?

Tips sederhana mencegah burnout:

1. Berlapang dada (ikhlas) dalam bekerja banyakin legowo.
2. Bersyukur masih punya pekerjaan dan capek bekerja, karena banyak orang yang belum bekerja.
3. Maafkan hal-hal penyebab uring-uringan dalam bekerja. Mungkin atasan atau rekan kerja toxic.
4. Buat prioritas pekerjaan dari yang penting ke yang kurang penting. Dengan begitu, jadi tahu mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu, sehingga energi yang terkuras tidak terlalu banyak.
5.Kurangi ekspektasi dan berikan apresiasi terhadap diri sendiri. Dengan begitu, kecemasan dan stres di tempat kerja dapat berkurang. Selain itu, jangan lupa untuk memberi apresiasi terhadap diri sendiri terhadap prestasi yang pernah dicapai.
6. Jaga keseimbangan hidup dengan baik. Perlulah untuk bersantai dan melupakan pekerjaan sejenak.
Jika memungkinkan, ambil cuti dan pergilah berlibur, karena ini juga dapat membuat pikiran kembali jernih, semangat, dan termotivasi kembali.


Wallahualam
Rizky Boy WS


Nah, itulah artikel cara menangani stres kerja menurut para ahli. Semoga bermanfaat ya. Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa untuk tinggalkan komentar ya teman-teman. 

Posting Komentar untuk "Tips Mengatasi Stres Kerja Menurut Para Ahli"